Page 21 - E-Modul Interaktif Sistem Starter Kendaraan Ringan Menggunakan Problem Based Learning
P. 21

mesin, tetapi masalah pada sistem starter, maka pemeriksaan sistem starter

                perlu  dilakukan  di  dalam  mesin,  sebelum  motor  starter  dilepas  dari  mesin

                kendaraan. Ikuti tahap-tahap pemeriksaan seperti yang diberikan pada bagian

                berikut ini.




         2.3.1 Memeriksa Baterai

                        Tujuan        : Mengukur tegangan baterai untuk memastikan kondisi baik.
                        Prosedur  : (1)  Putar kunci kontak ke posisi start (ST).

                                        (2)  Pastikan tegangan yang terukur mencapai 9,6 Volt atau

                                             lebih.

                                        (3)  Periksa  adanya  kerak  karbon  atau  sulfatisasi  pada

                                             terminal.

                        Penting       : Meskipun tegangan baterai normal, korosi atau sulfatisasi

                                        pada  terminal  dapat  mengurangi  kinerja  starter  dengan
                                        menyebabkan rugi tegangan.

























                                     Gambar 12. Pemeriksaan Tegangan Terminal Baterai



         2.3.2 Pemeriksaan Kabel Baterai

                        Tujuan        : Memastikan kabel baterai dalam kondisi baik.

                        Prosedur  : (1)  Periksa tegangan pada terminal 30 motor starter saat start.
                                        (2)  Jika tegangan terukur 8 Volt atau lebih, kabel dalam

                                             keadaan baik.

                                        (3)  Jika kurang dari 8 Volt, periksa, perbaiki, atau ganti

                                             kabel yang rusak.




                                                                                                             11
   16   17   18   19   20   21   22   23   24   25   26