Page 35 - E-Modul Interaktif Sistem Starter Kendaraan Ringan Menggunakan Problem Based Learning
P. 35
RANGKUMAN
1. Fungsi Sistem Starter: Menghidupkan mesin kendaraan dengan memutar
poros engkol menggunakan motor listrik dan magnetic switch.
2. Prinsip Kerja: Mengubah energi listrik menjadi gerak putar; arus listrik
menghasilkan gaya dorong pada armature.
3. Komponen Motor Starter:
Magnetic Switch :Menghubungkan pinion gear ke flywheel.
Field Coil :Menghasilkan medan magnet.
Brush :Menghantarkan arus ke armature.
Armature :Bagian yang berputar.
Armature Brake :Menghentikan putaran berlebih.
Starter Clutch :Melepaskan pinion gear dari flywheel setelah
mesin hidup.
Drive Lever :Mendorong pinion gear agar terhubung dengan
flywheel dan juga untuk melepaskan pinion gear
setelah mesin hidup.
4. Pemeriksaan Sistem Starter:
Baterai :Mengukur tegangan.
Kabel Baterai :Memeriksa tegangan pada terminal.
Kunci Kontak :Memastikan fungsi yang baik.
5. Pemeriksaan Luar: Cek komponen setelah melepas motor starter (Pull-in Coil,
Hold-in Coil, Kembalinya Pinion Gear, dan Pemeriksaan Tanpa Beban).
6. Pemeriksaan Komponen:
Armature :Cek hubungan dan koneksi.
Commutator :Pastikan kebersihan dan diameter.
Brush (Sikat) :Pastikan panjang dan tidak ada hubungan singkat.
Kopling Jalan Bebas :Pastikan fungsi pinion.
Kumparan Medan :Periksa hubungan dan kebocoran.
25

