Page 2 - E-Modul Interaktif Sistem Starter Kendaraan Ringan Menggunakan Problem Based Learning
P. 2
DESKRIPSI E-MODUL INTERAKTIF
SISTEM STARTER KENDARAAN RINGAN
MENGGUNAKAN PROBLEM BASED LEARNING
E-Modul Interaktif "Sistem Starter Kendaraan Ringan" yang menggunakan
pendekatan Problem Based Learning (PBL) dirancang untuk mendukung
pembelajaran pada siswa jurusan Teknik Kendaraan Ringan di Sekolah Menengah
Kejuruan (SMK). Modul ini fokus pada pembelajaran mandiri dan interaktif,
memanfaatkan teknologi Flipbook Maker yang memungkinkan integrasi berbagai
elemen multimedia seperti video, gambar, teks, dan simulasi animasi. Melalui e-
modul ini, siswa dapat mengakses materi pembelajaran kapan saja dan di mana saja,
serta terlibat dalam kegiatan belajar yang lebih dinamis dan menarik, menjawab
tantangan dari pembelajaran konvensional yang statis.
Pendekatan Problem Based Learning dalam e-modul ini menempatkan siswa
pada situasi nyata di mana mereka harus menyelesaikan permasalahan terkait
sistem starter kendaraan ringan. Dengan skenario masalah yang sesuai dengan
dunia kerja nyata, siswa didorong untuk berpikir kritis, mengidentifikasi penyebab
masalah, serta menemukan solusi secara mandiri atau dalam kelompok. Metode ini
bertujuan untuk memperkuat keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, serta
meningkatkan kolaborasi antar siswa. PBL menjembatani antara teori dan praktik,
mempersiapkan siswa menghadapi tantangan di industri otomotif yang semakin
kompleks.
Selain menawarkan konten yang interaktif, e-modul ini juga menyertakan fitur
evaluasi berupa kuis dan tugas yang membantu siswa mengukur tingkat pemahaman
mereka terhadap materi yang telah dipelajari. E-modul ini juga dilengkapi dengan
umpan balik otomatis yang memungkinkan siswa langsung mengetahui hasil dari
setiap latihan yang mereka kerjakan. Dengan demikian, modul ini tidak hanya
membantu siswa dalam memahami prinsip dan cara kerja sistem starter, tetapi juga
meningkatkan motivasi belajar mereka secara keseluruhan, menciptakan
pengalaman belajar yang lebih mendalam dan relevan.
ii

